Last updated 29/11/2001
By: Farid Atmadiwirya
November 2001 
Pertimbangan Akhir Senat Unibraw: Bambang Guritno 41, Eka Afnan Troena 40, Umar Nimran 4
29 November 2001
Rapat Senat Universitas Brawijaya dengan acara tunggal: pemberian pertimbangan akhir Senat atas empat nama calon Rektor Unibraw periode 2002-2006, hari Kamis pagi digelar di ruang sidang lantai VIII gedung Rektorat Unibraw. Acara dihadiri oleh 89 dari 93 anggota Senat. Dalam pemungutan suara yang diadakan, terpilih 3 calon Rektor yang akan diajukan kepada Menteri Pendidikan Nasional guna ditetapkan salah satunya sebagai Rektor melalui Keputusan Presiden. Pemungutan suara dilakukan secara "one man one vote". Hasilnya menunjukkan Prof. Dr. Ir. Bambang Guritno (FP) menempati peringkat pertama dengan mendapatkan dukungan 41 suara. Disusul kemudian oleh Prof. Dr. Eka Afnan Troena SE (FE) dengan perbedaan angka tipis di tempat kedua dengan 40 suara. Sementara itu posisi ketiga dan keempat, masing-masing ditempati oleh Prof. Dr. Umar Nimran MA (FIA) dan Prof. Dr. dr. Djanggan Sargowo (FK) yang sama-sama mengumpulkan 4 suara. Untuk menentukan peringkat ketiga, diadakan pemungutan suara ulang, dan hasilnya Prof. Umar Nimran mendapat dukungan 48 suara, sedangkan Prof. Djanggan Sargowo didukung oleh 36 suara. Dengan hasil pemungutan suara tersebut maka tiga nama calon Rektor Unibraw yang akan diajukan kepada Mendikbud secara berturut-turut adalah: Prof. Dr. Ir. Bambang Guritno, Prof. Dr. Eka Afnan Troena SE, dan Prof. Dr. Umar Nimran MA.
Prof. Dr. Ir. Bambang Guritno, lahir di Surabaya, 7 Juni 1945, lulusan S3 Unibraw (1985), guru besar agronomi pada Fakultas Pertanian Unibraw, saat ini menjabat sebagai Pembantu Rektor IV bidang Perencanaan dan Kerjasama, pernah menjabat sebagai Dekan Fakultas Pertanian.
Sementara itu Prof. Dr. Eka Afnan Troena, lahir di Surabaya 12 Agustus 1942, lulusan S3 Universitas Airlangga (1996), guru besar manajemen sumberdaya manusia pada Fakultas Ekonomi Unibraw, saat ini menjabat sebagai Rektor.
Sedangkan Prof. Dr. Umar Nimran MA, lahir di Dompu NTB 2 Agustus 1949, lulusan S3 Universitas Melbourne (1989), guru besar perilaku organisasi pada Fakultas Ilmu Administrasi Unibraw, pernah menjabat sebagai Pembantu Rektor I bidang Akademik, dan Direktur Politeknik Unibraw. [Far]
 
Prof. Dr. Ir. Bambang Guritno
Prof. Dr. Eka Afnan Troena SE
Prof. Dr. Umar Nimran MA

Pemaparan Program Kerja Calon Rektor
28 November 2001
Pada hari Rabu 28 November 2001 pagi, di Balai Senat Gedung PPI Unibraw berlangsung proses pemaparan rencana dan program kerja 5 orang calon Rektor dari 6 calon yang mendapatkan suara terbanyak dalam pemungutan suara di Senat. Seorang calon, Prof. Dr. Moch. Munir SH, menurut Pimpinan Sidang Senat Prof. Dr. Ir. Soedarmanto MEd menyatakan mengundurkan diri dari pencalonannya sebelum acara pemaparan berlangsung.
Pemaparan diawali oleh Prof. Dr. Ir. Bambang Guritno yang menyampakan paparannya yang berjudul "Menuju Universitas Brawijaya Menjadi Universitas Terkemuka". Disusul kemudian oleh Prof. Dr. dr. Djanggan Sargowo, yang membawakan paparan berjudul "Membangun Daya Saing Bangsa melalui Akselerasi Mutu Pendidikan". Tampil sebagai penyaji ketiga Prof. Dr. Eka Afnan Troena SE, yang membawakan paparan berjudul "Unibraw-21 Center of Excellent Entrepreneur University". Kemudian dilanjutkan dengan pemaparan Prof. Dr. Ir. Siti Rasminah yang berjudul "Rencana dan Program Kerja Universitas Brawijaya Malang Tahun 2002-2006". Seusai menyampaikan paparannya, satu-satunya perempuan yang calon rektor, Prof. Rasminah, juga menyatakan pengunduran dirinya dari pencalonan karena merasa kurang mendapatkan dukungan suara dari Senat pada pemungutan suara yang lalu. Pada giliran terakhir, Prof. Dr. Umar Nimran MA menyampaikan paparannya yang berjudul "Membangun Universitas Brawijaya sebagai Lembaga Pendidikan Tinggi yang Unggul dan Disegani"..
Besok, 29 November 2001, Senat Universitas Brawijaya akan mengadakan pemilihan terhadap 4 calon yang tersisa, yaitu: Prof. Bambang Guritno (FP), Prof. Djanggan Sargowo (FK), Prof. Eka Afnan Troena (FE), dan Prof. Umar Nimran (FIA). Tiga nama calon rektor dengan suara terbanyak akan diajukan kepada Mendikbud guna ditetapkan salah satu di antaranya sebagai rektor definitif dengan Keputusan Presiden. [Far]

Pesan Moral kepada Senat Unibraw
27 November 2001
Forum Peduli Kampus Unibraw yang diprakarsai oleh Ibnu Tricahyo SH MS, Abdul Madjid SH MHum, Rachmat Safaat SH MSi (FH), Ainurrasyid (FP) dan Ir. Masduki MM (FT), menyelenggarakan Dialog Pesan Moral kepada Senat Unibraw dalam Pemilihan Rektor, di ruang sidang FH Unibraw pada tanggal 27 November 2001. “Dialog Pesan Moral ini dilakukan sebagai tanggung jawab moral warga Unibraw terhadap pemilihan Rektor yang tatib pemilihannya masih menunjukkan proses demokratisasi yang setengah hati”, tandasnya. Sehingga proses yang berjalan mengarah pada kristalisasi aliran kelompok yang seharusnya tidak boleh terjadi dalam perguruan tinggi, yang notabene oleh masyarakat perguruan tinggi dipandang sebagai sebuah sistem yang transparan, independen, dan demokrat, tambahnya.
Adapun pesan moral yang disampaikan kepada segenap anggota Senat Unibraw adalah: (1) Seluruh anggota Senat Unibraw hendaknya memahami kesalahan struktural dan kultural terhadap kebijakan yang telah dihasilkan dalam proses pemilihan rektor tidak demokratis. (2) Untuk jangka panjang dianggap perlu diadakan perubahan mendasar secara struktural dan kultural terhadap sistem pemilihan rektor agar lebih akomodatif, dan responsif terhadap kehendak arus bawah.  (3) Anggota senat harus lebih proaktif dan perlu mengangkat perubahan-perubahan mendasar yang terjadi di dalam kampus. (4) Proses pemilihan rektor harus mengedepankan sikap demokrasi, transparansi, akuntabilitas, dan partisipatif. (5) Dalam proses pemilihan rektor agar dihindari kepentingan pribadi, kelompok, dan golongan, serta mengutamakan kepentingan almamater, bangsa, dan negara.
Dalam dialog ini sempat diangkat tentang keberadaan anggota senat yang sebaiknya terdiri dari dua kelompok yaitu Senat Guru Besar, yang berhubungan dengan perkembangan edukatif, dan Senat Perwakilan, yang bertindak sebagai kontroler terhadap kinerja perguruan tinggi. [li@]

Tiga PTN Dukung MUI Teliti Aspek Kehalalan
27-11-2001 (14:06:53)
MUI (Majelis Ulama Indonesia) Jatim bekerja sama dengan Unair, Unibraw, dan ITS, dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat, yang terkait dengan aspek kehalalan. Penandatanganan kesepakatan itu dilangsungkan di Kantor Pusat Unair, Selasa (27/11) siang, oleh Drs KH Masduqi Mahfudz (Ketua Umum MUI Jatim), Prof Dr med H Puruhito (Rektor Unair), Prof Dr H Eka Afnan Troena SE (Rektor Unibraw), dan Prof Ir Soegiono (Rektor ITS).
Ruang lingkup kesepakatan kerja sama, meliputi kegiatan yang menyangkut peningkatan kualitas SDM dan kesadaran halal masyarakat, serta penggunaan bersama sarana iptek. Bentuknya pendidikan, pelatihan, lokakarya, dan seminar. Juga penelitian, pengkajian, dan pengembangan iptek, serta membentuk sistem informasi halal. Kegiatan akan dikoordinasi secara bersama oleh LPPOM MUI Jatim, Lembaga Pengabdian Pada Masyarakat Unair, Unibraw, dan ITS.
Menurut Kiai Masduqi, sekarang ini kerja sama MUI dengan ketiga perguruan tinggi negeri tersebut, telah diperluas. "Sehingga kalau ada banyak permintaan penelitian, nggak kepontal-pontal," kata KH Masduqi. Ditanya tentang sertifikat halal yang telah dikeluarkan MUI Jatim, Masduqi mengatakan, selama ini MUI Jatim telah mengeluarkan hampir 100 sertifikat halal. Kalau MUI Pusat lebih banyak lagi. Ditanya kemungkinan perbedaan fatwa antara MUI Jatim dan pusat, seperti yang terjadi pada fatwa Gus Dur dalam kasus Miwon, Ketua MUI Jatim mengatakan, "Dalam kasus Miwon, Gus Dur itu ngomong politis, lain to. Dasarnya bukan dasar agama. Dasarnya politis," ujarnya.
Menurut Prof Dr Tri Susanto, Ketua LP-POM MUI, yang namanya mencuat saat kasus lemak babi, dengan adanga MoU, sekarang kalau LPPOM MUI mau mengadakan penelitian, dianalisis di Unibraw bisa, di ITS atau Unair bisa. "Kalau dulu yang dipinjam MUI personnya, sekarang lembaganya. LP-POM MUI bisa menggunakan alat di ITS, Unair, atau Unibraw," ujar dia. (eru) http://www.surabayapost.co.id/article.php?id=5308&page=1

Susilo Bambang Yudhoyono di Unibraw
Senin, 26/11/2001
Untuk kali kedua Susilo Bambang Yudhoyono berkunjung ke Unibraw. Kali ini SBY - demikian ia biasa dipanggil - memberikan ceramah dan diskusi bertajuk Mengatasi Krisis dan Mencegah Disintergrasi Bangsa. Acara dilaksanakan di Gedung PPI Unibraw.
SBY yang kini menjadi Menko Polkam kabinet Presiden Megawati ini memberikan ceramah sekitar 45 menit di hadapan ratusan mahasiswa. Meski isu yang diangkat seputar disintegrasi bangsa, namun tak urung membuat suasana hangat. Apalagi masalah-masalah yang diangkat cukup membuat suasana gayeng.
Kepada wartawan usai memberikan ceramah, mantan Mentamben di era pemerintahan Presiden KH Abdurrahman Wahid ini mengungkapkan, bergenjolaknya konflik di berbagai daerah di Indonesia mendesak pihak keamanan turun lapangan. Bahkan pemerintah telah men-suplai 50 batalyon pasukan keamanan dari kesatuan Kepolisian dan TNI ke seluruh wilayah konflik tersebut. Sayangnya, ribuan pasukan yang tercatat sebagai jumlah batalyon terbesar selama ini masih tidak mencukupi untuk meredam gejolak yang terjadi.
Ditambahkan, 50 batalyon pasukan keamanan yang dikirim ke wilayah konflik di Indonesia itu terbilang sangat besar. Bahkan pengiriman ini belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah pengiriman pasukan. "Kalau ada 50 batalyon keamanan yang diterjunkan di wilayah konflik, itu berarti 40 persen dari total keamanan tersedot untuk pengiriman pasukan itu," tegas SBY seraya mengatakan kondisi ini membahayakan bangsa. Padahal, menurut dia, lazimnya pengiriman pasukan selama ini terbagi atas sepertiga pasukan yang ditugaskan, sepertiga lainnya dalam kondisi siap dan sepertiga yang lain tugas pendidikan. Kendati demikian, banyaknya konflik yang terjadi, menuntut pemerintah mengirimkan pasukan sebanyak itu. Pengiriman pasukan Kepolisian dan TNI di antaranya Kodam Brawijaya, Kodam Siliwingi dan Marinir itu, lanjut SBY, diberangkatkan ke daerah konflik. Tujuannya antara lain Aceh, Irian Jaya, Papua, Atambua, Maluku, Maluku Utara, Poso dan Kalimantan. SBY mengakui meski ribuan pasukan telah digelar ke wilayah-wilayah yang berseteru tersebut, namun belum cukup untuk menghentikan konflik. "Saya berharap pimpinan agama, pimpinan adat dan masyarakat setempat memprakarsai dilakukannya rehabilitasi dan rekonsiliasi," ujarnya berharap. (aya)  http://malang.jawapos.co.id/index.html?go=news&id=52261

Silahturahmi Himasurya
28 November 2001
Himpunan Mahasiswa Surabaya (Himasurya) menyelenggarakan forum silahturahmi dan buka puasa bersama, dalam rangka bulan suci Ramadhan 1422 H pada tanggal 28 November 2001, di gedung Student Center Unibraw. Kegiatan ini adalah momentum awal untuk membentuk suatu komunitas yang solid dalam rangka kepedulian dan kecintaan yang tinggi terhadap daerah asal, dan almamater Unibraw. [li@]

Pelatihan Kepemimpinan Kelurahan dan Tokoh Masyarakat Sekitar Kampus
24 November 2001
Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-39 Unibraw, Panitia Dies Natalis menyelenggarakan Pelatihan Kepemimpinan bagi pengurus Kelurahan dan tokoh masyarakat di sekitar kampus Unibraw pada tanggal 24 November 2001 di Gedung PPI, Unibraw.
Ketua Panitia Dies Natalis ke-39 Ir. Murachman M.Si dalam sambutannya mengemukakan bahwa kegiatan ini ditujukan sebagai bakti sumbangsih Unibraw kepada masyarakat sekitar yaitu pengurus kelurahan, dan tokoh masyarakat Kelurahan Sumbersari, Ketawang Gede, dan Penanggungan, yang notabene ketiga kelurahan ini menjadi tempat tinggal sebagian besar mahasiswa Unibraw. Materi yang diberikan dalam pelatihan kali ini adalah Orientasi Umum Kepemimpinan dan Teknik Komunikasi, Power dalam Kepemimpinan, dan Manajemen Konflik.
Dengan pelatihan ini diharapkan para pengurus kelurahan dan tokoh masyarakat tersebut mampu menanggulangi persoalan yang berkaitan dengan mahasiswa Unibraw khususnya, dan sekaligus menjadi Bapak Asuh, baik secara langsung maupun tidak langsung. [li@]

Bantuan untuk Pascasarjana Unibraw
24 November 2001
Rektor Unibraw, Sabtu pagi 24 November 2001 menerima bantuan/hibah dari Bupati Pasir Kalimantan Timur sebesar Rp 100 juta. Bantuan ini diperuntukkan pengembangan Program Pascasarjana Universitas Brawijaya. Acara dilangsungkan di gedung Rektorat Lanati VIII, dan disaksikan oleh para pejabat di lingkungan Universitas Brawijaya. [Far]

Sekretaris Jurusan Administrasi Niaga
24 November 2001
Sehubungan dengan pejabat yang lama, Drs. Zainul Arifin MS, tidak dapat melaksanakan tugasnya karena bertugas belajar program S3, maka sebagai gantinya Rektor Unibraw mengangkat Drs. Kadarisman Hidayat MSi sebagai Sekretaris Jurusan Administrasi Niaga pada Fakultas Ilmu Administrasi Unibraw antar waktu dalam periode tahun 2001-2003. Pengangkatan ini tertuang dalam SK Rektor Nomor 177/SK/2001 tanggal 24 November 2001. [Far]

Hasil Pemungutan Suara di Senat Unibraw: Bambang 28, Eka Afnan 25, Umar 11
22 November 2001
Rapat Pleno Senat Universitas Brawijaya dengan acara pertimbangan awal calon Rektor Unibraw tahun 2002-2006, yang diselenggarakan pagi 22 November 2011, telah menghasilkan 6 nama calon Rektor dari 10 nama calon yang dihasilkan oleh proses penjaringan pada tanggal 19 November silam. Keenam nama calon Rektor itu berturut-turut adalah: Prof. Dr. Ir. Bambang Guritno (FP) didukung oleh 28 suara, Prof. Dr. Eka Afnan Troena SE (FE) 25 suara, Prof. Dr. Umar Nimran MA (FIA) 11 suara, Prof. Dr. dr. Djanggan Sargowo Sp.PD Sp. JP (K) (FK) 7 suara, Prof. Dr. Moch. Munir SH (FH) 7 suara, dan Prof. Dr. Ir. Siti Rasminah Chailani (FP) 5 suara. Selebihnya, Prof. Dr. Muh. Syafiie Idrus MEc (FE) dan Prof. Dr. dr. Mulyohadi Ali (FK) masing-masing mendapatkan 2 suara. Dua calon lainnya, Prof. Dr. dr. Moch. Aris Widodo MS (FK) dan Prof. Dr. Sutiman Bambang Sumitro (FMIPA) mengundurkan diri sebelum pemungutan suara berlangsung.
Rapat Senat ini dihadiri oleh 87 dari 93 anggota Senat Unibraw, dan suara diberikan secara "one man one vote".
Tahapan berikutnya adalah pemaparan tentang rencana dan program kerja 6 orang calon tersebut di depan Rapat Pleno Senat yang dijadwalkan digelar Rabu 28 November 2001, dan selanjutnya rapat Senat hari Kamis 29 November 2001 akan memberikan pertimbangan akhir sehingga jumlah calon akan menjadi 3 orang, untuk diajukan kepada Menteri Pendidikan Nasional dan ditetapkan salah satu di antaranya sebagai Rektor dengan Keputusan Presiden. [Far]

Mahasiswa Unibraw Temukan Mail Box Multi-User
Jumat, 23/11/2001
Di tengah memanasnya suksesi rektor Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang, tiga mahasiswanya mampu menyabet juara I Lomba Rancang Bangun BPPT di Jakarta, 29-31 Oktober lalu. Dengan menampilkan penemuan mail box multi-user, Endah Palupi, Irawan Dwiwahyono, dan M. Agus Zainudin berhasil menyisihkan 70 peserta dari berbagai PTN/PTS se-Indonesia. Apa keistimewaan hasil karyanya itu?
Jika dilihat dari bentuknya, mail box multi-user yang dibuat mahasiswa Fakultas Teknik Jurusan Elektro Unibraw ini tidak tampak istimewa. Bentuknya kotak segiempat dengan rumbai kabel di sana-sini. Namun, siapa sangka alat kecil itu mampu membawa nama tiga mahasiswa tersebut ke pentas teknologi nasional.
’’Awalnya pembuatan alat ini hanya kebetulan. Kakak kelas saya, Irawan (sudah lulus, red), yang pernah magang bekerja di PT Telkom Malang sering mengeluh karena banyak komplain dari pelanggan. Keluhan itu menyangkut soal Telkommemo yang pesannya sering bocor ke orang yang tidak berhak. Keluhan inilah yang akhirnya menyemangati kami untuk membuat alat ini,’’ kenang Endah, yang saat ini masih duduk di semester VII.
Berhari-hari dia dan dua temannya melakukan penelitian. Tak terasa waktu tiga bulan terlampaui. Namun, waktu panjang yang dihabiskan tiga mahasiswa ini membuahkan hasil. Mereka berhasil menemukan alat untuk layanan mail box multi-user yang dapat diakses internal dan eksternal pemanggilan.
Dalam dunia yang serba praktis ini, alat ini mereka yakini sangat membantu. Terutama untuk keperluan telepon rumah. ’’Bahkan telepon umum pun bisa menggunakan alat ini. Tentu saja manfaatnya dapat digunakan oleh 40 orang dengan password berbeda,’’ terang Endah. Dijelaskan, sistem kerja mail box multi-user itu cukup sederhana, namun memiliki kualitas teknologi telekomunikasi tinggi. Misalnya, dalam mail box pada telepon rumah tangga umumnya, layanan Telkommemo (mail box) bisa dinikmati seorang saja. Namun, mail box multi-user bisa dinikmati oleh 40 orang sekaligus. Masing-masing orang tidak perlu merasa takut pesannya dibaca orang lain. ’’Karena masing-masing orang memiliki password untuk mengecek pesan yang ada dalam satu nomor telepon,’’ jelas dia.
Konkretnya, jika ada sepuluh pesan yang masuk dalam nomor telepon 363700 dan ditujukan kepada sepuluh orang berbeda, mereka akan dapat melihat pesannya itu melalui password-nya ketika mau mengecek. Baik melihat pesan melalui tulisan, disket, maupun pesan suara. Jika sistem ditambah rangkaian LCD (liquid compact drive), pesan bisa dibaca melalu tulisan. Bila sistem ditambah disk drive, pesan dapat diambil melalui disket. Sementara pesan suara cukup didengarkan melalui petunjuk suara dalam telepon itu.
Tampilan karakternya bisa mencapai 400 karakter tulisan per hari. Dengan asumsi per orang -dengan 40 pengguna- akan menerima 10 pesan. ’’Jumlah ini bisa diperbesar sesuai dengan alat data penyimpan dalam sistem itu,’’ ungkap Endah. Pasalnya, dalam mail box multi-user yang dibuatnya itu, kekuatan memori hanya 64 Kbyte dengan penampilan 64 ribu karakter tulisan. Jumlah karakter ini bisa ditambahkan sesuai keinginan pembuatnya. Pemilik password telepon mail box multi-user ini bisa mengecek dari luar dan dalam. Jika berada di luar kota dan ingin mengecek pesan yang masuk, pemilik password itu tinggal telepon ke rumah dan mengecek pesan dengan password yang dimilikinya. Hal yang sama juga bisa dilakukan oleh pemilik password yang ada di rumah. Soal kecepatan pesan, Endah mengungkapkan kecepatan pesan mencapai 20 mikrodetik (1/1.000.000 detik). ’’Kecepatan itu bisa ditambah dengan penambahan prosesor di sistem mail box multi-user itu,’’ jelasnya. Berapa harga seperangkat alat ini? Endah menjelaskan, jika dengan kecepatan seperti itu, 400 karakter pesan per hari dan 40 pemakai, biaya yang dibutuhkan hanya Rp 300 ribu. Tapi, jika diproduksi dalam jumlah besar, biaya bisa kurang dari angka itu.
Sementara, Ketua Jurusan Teknik Elektro FT Unibraw Ir Sholeh Hadi Pramono MS mengatakan, pihaknya memiliki target untuk mematenkan karya teknologi yang telah dihasilkan dosen dan mahasiswa elektro. Namun, dia mengakui masih ada kendala dalam mematenkan karya inovatif itu. "Selain mahal, juga butuh waktu," kata anggota Sentra HAKI gugus Unibraw itu. Kendala yang lain, sambung Sholeh, malas melakukan searching (pencarian) di internet tentang karya apa saja yang sudah dipatenkan dan kesulitan men-drafting menjadi bahasa hukum. (war/aya)
http://malang.jawapos.co.id/index.html?go=news&id=51872

Mengatasi Krisis dan Mencegah Disintegrasi Bangsa
20 November 2001
Universitas Brawijaya akan menggelar ceramah dan diskusi dengan topik "Mengatasi Krisis dan Mencegah Disintegrasi Bangsa". Pembicara utama dalam acara tersebut adalah Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Susilo Bambang Yudhoyono. Acara diselenggarakan di Balai Senat gedung PPI lantai 2, pada hari Minggu 25 November 2001, mulai pukul 10.00 WIB.
Sehari sebelumnya, Sabtu, 24 November 2001 pagi, Menko Polkam memberikan ceramah umum berjudul "Tantangan Kepemimpinan untuk Mewujudkan Cita-cita Ke-Indonesiaan" di gedung Perpustakaan Universitas Surabaya (Ubaya). [Far]

Perolehan Suara Calon Rektor Unibraw 2002-2006
20 November 2001
Proses penjaringan calon Rektor Universitas Brawijaya tahun 2002-2006 hari Senin 19 November 2001, berlangsung serempak di 11 unit penjaringan, yaitu di Kantor Pusat dan 10 fakultas di lingkungan Unibraw. Dari 12 nama calon rektor yang memasukkan surat kesediaan dipilih, hanya 10 nama yang mendapatkan suara terbanyak di masing-masing unit penjaringan. Dua nama yang tidak terjaring itu adalah Drs. H. Abidin Lating MS (FE), dan Ir. H. Iman Prajogo Rahardjo MS (FPi).
Ditinjau dari total perolehan suara di masing-masing unit penjaringan, urutannya adalah sebagai berikut: Prof.Dr.Ir. Bambang Guritno (FP) mendapat dukungan 278 suara, Prof. Dr. Moch. Munir SH (FH) 255 suara, Prof. Dr. Umar Nimran MA (FIA) 254 suara, Prof.Dr.dr. Djanggan Sargowo Sp.PD. Sp.JP (FK) 125 suara, Prof.Dr. Sutiman Bambang Sumitro (FMIPA) 111 suara, Prof.Dr.Ir. Siti Rasminah Chailani (FP) 103 suara, Prof.Dr.M.Syafiie Idrus MEc. (FE) 89 suara, Prof.Dr.Eka Afnan Troena SE (FE) 83 suara, Prof.Dr.dr. Mulyohadi Ali (FK) 46 suara, dan Prof.Dr.dr.M.Aris Widodo MS (FK) 40 suara.
Sedangkan ditinjau dari keberadaannya sebagai "tiga besar" pada masing-masing unit penjaringan, urutannya adalah sebagai berikut: Prof. Dr. Moch. Munir SH muncul di 7 unit penjaringan (KP, FH, FIA, FP, FPT, FPI, FTP), Prof. Dr. Umar Nimran MA 7 unit (FH, FE, FIA, FPT, FPI, FMIPA, FTP), Prof. Dr.Ir. Bambang Guritno 6 unit (KP, FP, FPT, FT, FMIPA, FTP), Prof. Dr. Eka Afnan Troena SE 3 unit (KP, FH, FE), Prof. Dr. Djanggan Sargowo 2 unit (FT, FK), Prof.Dr. M.Syafiie Idrus M.Ec. 2 unit (FE, FIA), Prof. Siti Rasminah Chailani 2 unit (FP, FPI), Prof Dr. Sutiman Bambang Sumitro 2 unit (FT, FMIPA), dan terakhir Prof.Dr.dr.Mulyohadi Ali serta Prof.Dr.dr. M.Aris Widodo MS di 1 unit penjaringan yaitu di FK.
Sementara itu, bila dipergunakan pembobotan 3 untuk peringkat pertama, 2 untuk peringkat kedua, dan 1 untuk peringkat ketiga, maka urutan skor tertinggi dicapai oleh Prof.Dr.Ir. Bambang Guritno (17), disusul kemudian oleh Prof.Dr. Moch.Munir SH dan Prof.Dr.Umar Nimran MA masing-masing dengan skor 12, Prof.Dr.Eka Afnan Troena SE skor 6, Prof.Dr.dr. Djanggan Sargowo skor 5, Prof.Dr.M.Syafiie Idrus dan Prof.Dr. Sutiman B.Sumitro masing-masing dengan skor 4, Prof.Dr.Ir. Siti Rasminah Chailani skor 3, Prof.Dr.dr.Mulyohadi Ali skor 2, dan Prof.Dr.M.Aris Widodo MS skor 1.
Hasil penjaringan ini akan dipertimbangkan oleh Pleno Senat Universitas Brawijaya yang akan mengadakan rapat pada hari Kamis 22 November 2001 untuk menghasilkan 6 nama calon Rektor. Tahapan berikutnya adalah pemaparan visi dan misi 6 orang calon tersebut di depan Rapat Pleno Senat dijadwalkan digelar Kamis 29 November 2001, dan selanjutnya Senat akan memberikan pertimbangan sehingga jumlah calon akan menjadi 3 orang, dan diajukan kepada Menteri Pendidikan Nasional untuk ditetapkan salah satu di antaranya dengan Keputusan Presiden. [Far]

Musabaqah Tilawatil Qur’an Tingkat Unibraw
30 November 2001
Dalam rangka Dies Natalis ke 39 Universitas Brawijaya Malang, dan untuk mempersiapkan bibit-bibit peserta MTQ Mahasiswa tingkat nasional, akan diadakan Musabaqoh Tilawatil Qur’an pada tanggal 30 November 2001 - 2 Desember 2001 di Masjid Raden Patah dan gedung Student Center.
Kategori yang diperlombakan meliputi: Tilawah Al-Qur’an (perorangan putra/putri), Tahfidz Al-Qur’an (perorangan putra/putri), Syarhil Qur’an (beregu), dan Fahmil Qur’an (beregu). Setiap fakultas dapat mengirimkan wakilnya minimal 8 orang dan maksimal 14 orang yang terdiri dari 4 orang peserta tilawah, 4 orang peserta tahlidz, 1 regu syahril, dan 1 regu fahmil, serta 2 orang official. Pendaftaran dapat dilakukan di Bagian Kemahasiswaan, gedung Rektorat lantai II Unibraw sebelum tanggal 28 November 2001. [li@]

LKMM Tingkat Dasar X Politeknik
24-25 November 2001
UKM Pendidikan dan Penalaran Politeknik akan menyelenggarakan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Tingkat Dasar X pada tanggal 24-25 November 2001 di Aula Politeknik Unibraw Malang.
Kegiatan ini ditujukan bagi siapa saja yang ingin mengembangkan wawasan untuk berorganisasi, mempelajari pola pengembangan mahasiswa, dan analisa dampak lingkungan.
Bagi yang berminat dapat mendaftarkan diri pada Sekretariat UKM Pendidikan dan Penalaran, Politeknik Unibraw sebelum tanggal 20 November 2001, dengan biaya pendaftaran sebesar Rp 12.500,00. [li@]

Diklat Kepemimpinan Berwawasan Kebangsaan Angkatan IX
23-25 November 2001
Bagian Kemahasiswaan Kantor Pusat Unibraw tanggal 23-25 November 2001 menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kepemimpinan Berwawasan Kebangsaan Angkatan IX, di gedung Widyaloka Unibraw.
Kegiatan ini dapat diikuti oleh fungsionaris lembaga kemahasiswaan tingkat Universitas, fungsionaris Eksekutif Mahasiswa dan DPM Fakultas di lingkungan Universitas Brawijaya, fungsionaris Himpunan Mahasiswa Jurusan di lingkungan Universitas Brawijaya, dan mahasiswa lainnya yang berminat.
Pendaftaran
Peserta bisa mendaftarkan diri ke Bagian Kemahasiswaan Gedung Rektorat Lantai II Universitas Brawijaya
paling lambat 21 November 2001. Peserta akan mendapatkan fasilitas: materi pelatihan, sertifikat, uang transpor. Bagi Peserta yang aktif Untuk mengikuti kegiatan ini peserta tidak dipungut biaya (gratis)
Bagi peserta yang sudah mengikuti Diklat Kepemimpinan Yang Berwawasan Kebangsaan Angkatan I-VIII dapat mengikuti pendalaman angkatan kedua yang akan dilaksanakan pada hari Minggu,25 November 2001 di gedung Widyaloka Unibraw. Bagi yang berminat dapat mendaftarkan diri di Bagian Kemahasiswaan Kantor Pusat Unibraw, paling lambat tanggal 21 November 2001 dengan melampirkan fotokopi sertifikat diklat. [susie]

Bursa Awal Ramadhan Politeknik
19-22 November 2001
Menyambut bulan suci Ramadhan tahun 1422 H., musholla Ulul Al Baab Politeknik akan mengadakan Bursa Awal Ramadhan (BARDHA) di Gedung Samantha Krida (Unibraw) pada tanggal 19-22 November 2001. Bursa ini diadakan sebagai salah satu upaya untuk memberdayakan ekonomi umat, dan akan menawarkan segala bentuk produk berupa buku, busana, perlengkapan kuliah, sembako, souvenir, komputer, dan sebagainya.
Bagi yang berminat sebagai peserta bursa dapat mendaftarkan standnya sebelum tanggal 17 November 2001 di musholla Ulul Al Baab Politeknik, jl. Veteran Po.Box 04 Telp. (0341) 551340 pes. 307. [li@]

Lokakarya Nasional Kurikulum Agroforestry
14 November 2001
Dalam rangkaian kegiatan HUT ke-41, Fakultas Pertanian Unibraw bekerjasama dengan South East Asia Network on Agroforestry Education (SEANAFE), mengadakan lokakarya Penyusunan Kurukulum Agroforestry untuk program strata 1. Lokakarya ini berlangsung pada tanggal 11-13 November 2001, di Hotel Wisata Tidar, Malang, diikuti oleh 40 orang peserta yang berasal dari universitas negeri dan swasta di Indonesia, di antaranya dari Lampung, Jabar, Yogyakarta, Jatim, Kaltim, Kalsel, Bali, dan Papua.
Lokakarya dihadiri oleh Dr. Sambas sebagai ketua SEANAFE, dan expert SEANAFE, Mr. Per dan Mr. Bruno. Lokakarya ini telah menghasilkan konsep kurikulum Agroforestry yang akan menjadi rencana pengembangan program studi Agroforestry S1. Pada lokakarya kali ini para peserta sepakat untuk membangun jaringan informasi (networking) melalui internet, serta mengadakan beragam kegiatan dalam rangka mengembangkan bidang Agroforestry di Indonesia. Lokakarya tahun 2003 mendatang akan diadakan di Unmul, Samarinda. [RTS]

Pengambilan Sumpah 10 Dokter Baru
13 November 2001
Dekan Fakultas Kedokteran, dr. Tatong Hariyanto MSPH kembali mengambil sumpah 10 dokter baru pada tanggal 13 November 2001 di Aula Fakultas Kedokteran, Unibraw. Kesepuluh dokter tersebut terdiri dari: dr. Agus Gede Made Artha, S. Ked., dr. Ario Baskoro, S.Ked., dr. Erna Sulistyowai, S. Ked., dr. Joao Pedro da Costa Xavier, S. Ked., dr. Lilik Khoufah, S. Ked., dr. Oktarina, S. Ked., dr. Satrio Wibowo, S. Ked., dr. Teopilus Mulia Purba, S. Ked., dan dr. Tri Wahyu Setyaningsih, S. Ked.
Pengambilan sumpah dokter kali ini bisa dikatakan istimewa karena untuk pertama kalinya seorang dokter baru lulusan FKUB, berasal dari negara baru saudara kita di Timor Lorosae, dr. Joao Pedro do Costa Xavier.  Dalam sambutannya Dekan FKUB berharap secara khusus kepada dokter yang dipanggil John ini agar dirinya bersama dokter dan profesi kesehatan lainnya di negeri Timor Lorosae dapat mengabdikan diri sebaik-baiknya bagi kesejahteraan bangsa di negeri yang baru itu.  Dalam pengambilan sumpah kali ini juga terdapat dokter dengan berpredikat cumlaude, dr. Satrio Wibowo, S.Ked., dengan IPK 3,17. [li@]

Hasil Turnamen Tenis Meja se-Malang II/2001
9-14 November 2001
Persatuan Tenis Meja Universitas Brawijaya (PTMUB) telah menyelenggarakan Turnamen Tenis Meja se-Malang II/2001 yang berlangsung pada tanggal 9-14 November 2001, bertempat di gedung Sasana Samanta Krida Unibraw, Malang. Turnamen ini diselenggarakan dengan tujuan untuk meningkatkan prestasi dan memupuk sportivitas antar atlet tenis meja se-Malang, serta untuk meningkatkan tali persaudaraan dan hubungan antar atlet tenis meja di kota Malang.
Turnamen diikuti oleh 106 orang, dan 14 regu yang berasal seluruh lapisan masyarakat, mahasiswa di Kota dan Kabupaten Malang, serta PTM undangan dari ex-Karesidenan Malang dengan memperebutkan piala dari Bupati Malang, Walikota Malang, PTMSI Malang, dan PTM Unibraw.  Kategori yang diperebutkan adalah: Nomor mahasiswa (tunggal putra/putri, dan beregu putra) yang diikuti oleh Unibraw, ITN, Universitas Islam, Unmuh, STAI, dan STIE Malangkuçeçwara; dan Nomor umum (tunggal putra, dan beregu putra/putri) yang diikuti oleh PTM Unmuh, RSSA, Dispenda, PTBT Jaya, Garuda, Cobra Batu, Bukit Barisan, Kenari, Mahameru, Tri Dharma, dan Harimau Kepanjen.
Juara
Nomor mahasiswa meliputi tunggal putra: Juara 1 (Bambang Ramadlan/Unisma), juara 2 (M. Irfan/ITN), juara 3 (Jujuk/Unibraw); tunggal putra: Juara 1 (Friece Hanna/Unibraw), juara 2 (Uling/Unmuh), juara 3 (Titing/Unmuh); beregu Putra: Juara 1 (Unibraw 1), juara 2 (ITN), juara 3 (Unibraw 2).
Nomor umum meliputi tunggal putra: Juara 1 (Hasmy/PTBT Jaya), juara 2 (Bambang/Tri Dharma), juara 3 ( UU’ Soejianto/Tri Dharma); beregu putra: Juara 1 (Tri Dharma 1), juara 2 (PTBT Jaya), juara 3 (Tri Dharma); beregu putri: Juara 1 (Unibraw), juara 2 (Unmuh), juara 3 (Tri Dharma). [li@]

Posto 2001  di Student Center Unibraw
12-13 November 2001
HMIT (Himpunan Mahasiswa Ilmu Tanah) akan mengadakan kegiatan Lomba Poster, dan Pameran Fotografi (Posto) di Student Center Unibraw pada tanggal 12-13 Nopember 2001 dengan mengambil tema “Potret Lingkungan Hidup; Kemarin, Hari Ini, dan Esok”.
Hendri Prasetya, Ketua Pelaksanana Posto 2001 ini menjelaskan bentuk kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan Jurusan Tanah di Faperta Unibraw, dan meningkatkan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan hidup, yang dituangkan dalam bentuk mengembangkan kreativitas seni lukis dan fotografi. Kegiatan ini ditujukan bagi siswa Sekolah Menengah Umum dan yang sederajat, serta bagi masyarakat umum. [RTS]

Workshop Jurnalisme Sastra Nasional 2001
11-14 November 2001
Dalam usahanya untuk menampilkan ide, gagasan, serta pemikiran pada beraneka ragam media sehingga dapat diterima khalayak umum sebagai salah satu sumber pemenuhan informasi atau hiburan, dibutuhkan suatu kemampuan untuk dapat mewujudkan hal tersebut dengan tetap berpegang teguh pada norma dan kaidah jurnalistik yang berlaku.  Sehubungan dengan hal tersebut, LPM Dianns Fakultas Ilmu Administrasi Unibraw, akan mengadakan Workshop Jurnalisme Sastra Nasional 2001 pada tanggal 11-14 November 2001 di Gedung PPI Unibraw.
Tema kegiatan dalam rangka memperingati 20 tahun LPM Dianns ini adalah “Aktualisasi Sastra di Tengah Kemapanan Bahasa Jurnalistik”. Dengan menghadirkan pembicara di antaranya Mayong Suryo Laksono (Intisari) dan Andreas Harsono (Pantau) diharapkan dapat membuka wacana jurnalisme di Indonesia, memperkaya khasanah bahasa jurnalistik dengan pendekatan sastra, dan menumbuhkan kreativitas insan pers mahasiswa. [li@]

Kesadaran Konsumen Belum Komunal
Senin, 12 November 2001
Malang, Kompas - Kesadaran para konsumen akan hak-haknya masih rendah, masih secara individual. Selain akibat dari budaya masyarakat yang belum korektif, juga disebabkan ketidaktahuan kepada siapa harus mengadu. Kondisi ini rentan terhadap tipu daya yang mungkin dilakukan oleh para penyedia jasa atau produsen.Demikian dikatakan Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Indah Suksmaningsih dalam seminar Nasional tentang jaminan perlindungan terhadap konsumen, di Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang, Sabtu (10/11). Seminar diadakan oleh Forum Kajian dan Penelitian Hukum FH Unibraw bekerja sama dengan International NGO Forum on Indonesian Development (INFID).
"Kita harus memiliki kesadaran komunal dalam memperjuangkan hak-hak sebagai konsumen. Jangan hanya memikirkan diri sendiri," kata Indah.
Sebenarnya, para konsumen bisa memperoleh hak-haknya yang tidak diterimanya, salah satunya dengan gugatan class action. "Itu salah satu cara yang bisa dilakukan konsumen yang merasa dirugikan," kata Indah.
Undang-undang dan aturan-aturan yang ada, katanya, belum menjadi jaminan bahwa perlindungan konsumen akan terwujud otomatis. "Di Indonesia, perlindungan terhadap konsumen belum sesuatu yang given, tetapi masih harus terus diperjuangkan," katanya.
Dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen masih terdapat celah yang belum melindungi konsumen. Hal ini disebabkan undang-undang tersebut bukan lahir karena keinginan pemerintah, namun karena salah satu butir dalam persyaratan yang tercantum di dalam letter of intent (LoI) untuk memperoleh pinjaman dari Dana Moneter Internasional (IMF). "Jangankan terlibat, minta drafnya saja tidak boleh," kata Indah menjawab pertanyaan salah satu peserta mengenai peran YLKI dalam pembuatan UU No 8/1999 tersebut.
Bentuk BPSK
Rencana pembentukkan Badan Perwakilan Sengketa Konsumen (BPSK) diharapkan akan menjadi salah satu organisasi yang mampu berbuat banyak bagi konsumen yang ingin menuntut haknya yang dirugikan.
Menurut Indah, berdasarkan UU No 8/1999, di setiap kabupaten menurut rencana akan dibentuk BPSK yang anggotanya terdiri dari wakil konsumen, wakil produsen, dan wakil pemerintah yang memiliki kewenangan memutuskan permasalahan menyangkut sengketa antara konsumen dan produsen. "Persoalannya, bagaimana bila wakil produsen itu juga wakil pemerintah," jelas Indah.
Hingga saat ini, BPSK telah diujicobakan di sepuluh kota, di antaranya di Jakarta, Medan, Semarang, dan Surabaya. Persoalannya, kata Indah, karena memperoleh dana dari pemerintah maka pemilihan orang yang duduk dalam badan itu harus ditentukan secara jelas, bagaimana kriteria dan mekanisme kerjanya. "Sekarang ini sudah ada sekitar 50 lembaga perlindungan konsumen," katanya.
"Sekarang saja sudah banyak kasak-kusuk melobi untuk bisa duduk di badan tersebut. Bagaimana nanti bisa mewujudkan apa yang menjadi keinginan semula, yakni perlindungan terhadap konsumen?" tanya Indah Suksmaningsih. (p07) http://www.kompas.com/kompas-cetak/0111/12/JATIM/kesa46.htm

Masuk: 12 Nama Calon Rektor Unibraw
10 November 2001
Sesuai dengan jadwal, sampai dengan tanggal 10 November 2001, telah masuk ke meja Panitia Penjaringan dan Pertimbangan Calon Rektor surat kesediaan untuk dicalonkan dari 12 orang tenaga pengajar Universitas Brawijaya yang memenuhi persyaratan. Menurut ketentuan pasal 4 SK nomor 168/SK/2001, persyaratan itu antara lain adalah: dosen dengan jabatan fungsional lektor kepala (Gol. IV/c) dan/atau guru besar, berusia tidak lebih dari 61 tahun pada saat diangkat, tidak pernah melanggar PP 30/1980 tentang disiplin pegawai, bersedia memaparkan rencana dan program kerja, dan secara tertulis menyatakan bersedia dicalonkan sebagai rektor.
Dari 12 orang yang bersedia dicalonkan tersebut, 10 di antaranya menyandang jabatan guru besar dan 2 orang yang belum guru besar. Menurut asal fakultasnya, tercatat 7 fakultas yang ada calonnya, dan 3 fakultas yaitu Fakultas Peternakan (FPT), Fakultas Teknik (FT), dan Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) tidak ada calonnya. Fakultas Ekonomi (FE) dan Fakultas Kedokteran (FK) menempatkan masing-masing 3 calon, Fakultas Pertanian (FP) 2 calon, Fakultas Hukum (FH), Fakultas Ilmu Administrasi (FIA), Fakultas Perikanan (FPi), dan Fakultas MIPA (FMIPA) masing-masing 1 calon.
Keduabelas calon itu adalah: Prof. Dr. Moch. Munir SH, 57 tahun (FH), Prof. Dr. Eka Afnan Troena SE, 59 tahun, Prof. Dr. M. Syafiie Idrus SE MEc, 51 tahun, Drs. Abibin Lating MS, 53 tahun, (FE), Prof. Dr. Umar Nimran MA, 52 tahun (FIA), Prof. Dr. Ir. Bambang Guritno, 56 tahun, Prof. Dr. Ir. Siti Rasminah Chailani, 60 tahun (FP), Prof. Dr. dr. Djanggan Sargowo SpPD, Sp.KJ (K), 54 tahun, Prof. dr. M. Aris Widodo MS Ph.D., 53 tahun, Prof. Dr. dr. M. Mulyohadi Ali, 54 tahun (FK), Ir. Iman Prajogo Rahardjo MS, 51 tahun (FPi), dan Prof. Dr. Sutiman B. Sumitro, 47 tahun (FMIPA).
Tahap selanjutnya adalah pengumuman daftar nama calon tersebut seluas-luasnya dan terbuka kepada seluruh warga Unibraw, dan selambat-lambatnya satu minggu setelah diumumkan (Senin 19 November 2001), akan diadakan penjaringan oleh para dosen, perwakilan mahasiswa, dan perwakilan pegawai. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan oleh Panitia Panjaringan Calon Rektor (P2CR) di 11 unit penjaringan. Pada hari itu juga tiga calon rektor yang mendapatkan suara terbanyak dari masing-masing unit dikirimkan kepada Panitia Penjaringan dan Pertimbangan Calon Rektor (P3CR). Kamis 22 November 2001 Rapat Pleno Senat akan memberikan pertimbangan dan menghasilkan 6 nama calon Rektor. Pemaparan visi dan misi 6 orang calon tersebut di depan Rapat Pleno Senat dijadwalkan digelar Kamis 29 November 2001, dan selanjutnya Senat akan memberikan pertimbangan sehingga jumlah calon akan menjadi 3 orang, dan diajukan kepada Menteri Pendidikan Nasional untuk ditetapkan salah satu di antaranya dengan Keputusan Presiden.[Far]
 
Prof. Dr. Moch. Munir SH
Prof. Dr. Eka Afnan Troena SE
Prof. Dr. M. Syafiie Idrus SE MEc
Drs. Abidin Lating MS
Prof. Dr. Umar Nimran MA
Prof. Dr. Ir. Bambang Guritno
"Sesungguhnya jabatan itu adalah satu amanah yang harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya" 
"Ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang memancarkan cahaya di dalam dada, dan menyingkap katubnya hati. Berfikir itu adalah pengembaraan hati di dalam semua lapangan kehidupan manusia"
"Etika, kebersamaan, dan kesejukan bekerja.
 Mencapai keunggulan bersaing (competitive advantage) melalui pemberdayaaan (empowerment) dan partisipasi Fakultas, Jurusan dan Program Studi, serta memberikan hak-hak Jurusan/Program Studi untuk berkembang, dan mandiri.
Service quality bagi pelanggannya"
"Merupakan amanah yang harus dilaksanakan sebaik-baiknya bagi kemaslahatan tri civitas akademika dan masyarakat seluruhnya"
"Bekerja keras, jujur, dan profesional demi kemajuan Universitas Brawijaya"
"Dengan meningkatkan academic atmosphere, Brawijaya menjadi universitas terkemuka di tingkat nasional dan internasional"
Prof. Dr. Ir. Siti Rasminah Chailani
Prof. Dr. dr. Djanggan Sargowo SpPD, Sp.KJ (K)
Prof. dr. M. Aris Widodo MS Ph.D.
Prof. Dr. dr. M. Mulyohadi Ali
Ir. Iman Prajogo Rahardjo MS
Prof. Dr. Sutiman B. Sumitro
"Semangat tinggi dan kerja keras merupakan kunci keberhasilan"
"Jangan tanya apa yang kamu peroleh, tapi apa yang kamu berikan kepada Unibraw"
"Menjadikan kampus Unibraw tempat yang nyaman untuk pendidikan, penelitian dan berkarya"
"Peningkatan kualitas SDM dan moral untuk menghasilkan produk di pasar global"
"Ciptakan persatuan dan kesatuan demi kemajuan Universitas Brawijaya"
"Iklim akademik yang sehat adalah pangkal keberdayaan Universitas"

Balon Rektor Unibraw 12 Orang
Selasa, 13/11/2001
MALANG - Meski formulir kesediaan yang dibagikan mencapai 141 lembar, yang menyatakan siap bertempur memperebutkan kursi rektor Unibraw hanya 12 orang bakal calon (balon). Angka tersebut muncul setelah batas akhir penyerahan formulir kesediaan ke P3CR (Panitia Penilaian dan Pertimbangan Calon Rektor) Unibraw pukul 12.00 Sabtu (10/11), siang. Yang menarik, dari 12 nama yang muncul itu, 8 orang merupakan wajah lama yang gagal dalam pencalonan rektor sebelumnya.
Kedua belas nama itulah yang 19 November nanti mengikuti penjaringan calon rektor melalui pencoblosan per fakultas. Masing-masing fakultas menyebutkan tiga nama calon. "Proses penjaringan itu dilakukan di 11 titik. Yakni di tiap-tiap fakultas dan kantor pusat Unibraw," ujar Kahumas Unibraw Retno Suntari.
Proses penjaringan dengan pencoblosan tersebut dipastikan menghasilkan tidak lebih dari 12 nama. Pasalnya, masing-masing fakultas tidak boleh memilih calon selain 12 nama yang bersedia mengisi formulir kesediaan tersebut. Karena itu, sangat besar kemungkinannya satu nama dijagokan oleh lebih dari satu fakultas.
Karena itu, sebagian besar calon dimungkinkan dicalonkan oleh fakultas masing-masing atau bahkan fakultas lain. "Semuanya tergantung penjaringan calon rektor tersebut," tegas Retno.
Setelah nama-nama hasil penjaringan ditemukan, senat fakultas akan menentukan 6 calon rektor pada 22 November melalui pleno senat. Keenam calon inilah yang akan bertempur untuk masuk ke tiga besar pilihan senat universitas. Penentuan tiga besar ini dilakukan pada 29 November melalui pleno senat universitas.
Setelah ditemukan tiga nama, senat universitas akan merekomendasikan tiga nama tersebut itu ke Mendiknas. Di sinilah rektor Unibraw ditentukan sesuai rekomendasi hasil pleno senat universitas. "Jika sudah sampai di sini, minimal awal Desember mendatang, rektor baru Unibraw sudah bisa dideteksi," ucap Retno.
Untuk lebih memperjelas visi dan misi balon rektor Unibraw, mereka akan melakukan presentasi di depan rapat pleno senat. Dari pemaparan visi misi pendidikannya ke depan ini, balon rektor akan dapat dilihat programnya membawa Unibraw ke depan. Mulai dari masalah pengembangan pendidikan, sampai menentukan masa depan Unibraw ke depan.
Sementara itu kalangan mahasiswa tetap menginginkan figur rektor yang mampu membawa Malang kepada excellent university. Bukan hanya sekedar resources or riset university. "Visi ini harus benar-benar dimiliki rektor terpilih nanti," pesan Huda Mustafa, salah satu mahasiswa. (war) http://malang.jawapos.co.id/index.html?go=news&id=50045

Seminar Regional Forkita
10 November 2001
Forkita Fakultas Teknologi Pertanian mengadakan Seminar Regional “Dampak Produk Rekayasa Bioteknologi terhadap Kesehatan Manusia dalam Perspektif Islam” pada tanggal 10 November 2001 di Gedung PPI Unibraw. Bertindak sebagai pembicara dalam seminar ini adalah guru besar Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya, Prof. Dr. Ir. Simon Bambang Widjanarko, M.App.Sc., dosen Fakultas Kedokteran, Dr. dr. Usman, SpDF, dan Wakil Ketua Majelis Tarjih Muhammadiyah Malang, Ustad Munir, M.A. [li@]

Seminar Nasional Teknologi Pengelasan
10 November 2001
Himpunan Mahasiswa Mesin, Fakultas Teknik Unibraw akan menyelenggarakan Seminar Nasional Teknologi Pengelasan di gedung Widyaloka pada tanggal 10 November 2001. Acara seminar ini merupakan salah satu kegiatan dari acara Kreativitas Mesin 2001. Acara lain yang akan digelar adalah Engine Tune Up X!!.
Dalam seminar itu bertindak sebagai pembicara utama adalah Dr. Ir. Abdul Wahid M.Sc. dari Deperindag Balai Besar Penelitian Logam dan Mesin/Asosiasi Pengelasan Indonesia, dengan mengemukakan materi tentang “Peluang dan Tantangan Industri Konstruksi Manufaktur di Indonesia”; serta pembicara lain terdiri dari Dr. Ir. M. Zaed Zuliadi M.Sc. dari PT PAL dengan materi “Distorsi Plat Sebagai Efek Pengelasan”; Ir. Darmansyak Lubis PT Swadaya Graha dan Ir. Anang Wijayanto PT Indomarine, dengan materi “Joint Dissimilar Metal”; dan Ir. Wahyono Suprapto, MT. Met dari Teknik Mesin Unibraw dengan materi “Pengaturan Parameter Pengelasan untuk Menjamin Kualitas Besi Tuang”.
Seminar ini terbuka bagi mahasiswa dan umum/industri, dengan kontribusi sebesar Rp 20.000,00 bagi mahasiswa S1/D3, Rp 35.000,00 bagi mahasiswa S2/S3, dan Rp 65.000,00 bagi umum/industri. Bagi yang berminat dapat menghubungi Sekertariat Panitia Seminar Teknologi Pengelasan di Jalan MT. Haryono 167, Telp. (0341) 583977 atau e-mail: kmbmesin2001@yahoo.com. (li@)

Pelatihan Membangun Server Berbasis Linux
10-11 November 2001
Unit Pengabdian pada Masyarakat Fakultas MIPA Jurusan Matematika Universitas Brawijaya akan mengadakan pelatihan Membangun Server (Internet–Intranet) Berbasis Linux pada tanggal 10-11 November 2001.
Dengan materi yang diberikan berupa: konsep TCP/IP, instalasi, command dasar, editor, subnetting, routing, DNS & mail, webserver, database server, proxy squid, dan compile kernel, diharapkan tujuan dari kegiatan ini untuk memasyarakatkan pemakaian sistem operasi (SO) Linux yang legal agar disebarluaskan secara bebas, mempelajari SO Linux secara mudah sehingga dapat diimplementasikan pada suatu lembaga, dan peserta pelatihan mampu merancang dan membangun server web dan menjadi administrator jaringan berbasis Linux, dapat tercapai.
Pelatihan ini ditujukan bagi mahasiswa Unibraw dan umum, dengan biaya pelatihan sebesar Rp 100.000,00 bagi mahasiswa Unibraw dan Rp 150.000,00 bagi umum. Bagi yang berminat dapat mendaftarkan diri pada Program Diploma Manajemen Informatika dan Teknik Komputer, Jurusan Matematika Fakultas MIPA, Universitas Brawijaya, telepon 0341 581033, atau melalui e-mail dengan alamat: ika@mitek.unibraw.ac.id atau Adiningrum@plasa.com. [li@]

Seminar Sehari HMKDK Fakultas Ekonomi
10 November 2001
Himpunan Mahasiswa Program D3 Manajemen Koperasi dan Kewirausahaan (HMKDK) Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya menyelenggarakan seminar bertajuk “Peran dan Peluang Kewirausahaan dalam Menghadapi Krisis Multidimensional dan Pasar Bebas” pada tanggal 10 November 2001 di gedung Student Center Universitas Brawijaya.
Seminar sehari ini menampilkan pembicara M. Moch. Asikin, S.E. (Kadin Jawa Timur). Perminat dapat mendaftarkan diri pada MKDK Camp, dan di Gedung D Fakultas Ekonomi Unibraw dengan biaya pendaftaran sebesar Rp 7.500,00. [li@]

Seminar Nasional Jaminan Perlindungan Konsumen
10 November 2001
Lembaga otonom Forum Kajian dan Penelitian Hukum (FKPH) Fakultas Hukum Universitas Brawijaya bekerjasama dengan International NGO Forum on Indonesian Development (INFID), pada tanggal 10 November 2001 akan menyelenggarakan seminar tingkat nasional di Aula Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya, Malang.
Seminar yang mengambil tema “Membangun Kesadaran Kritis Konsumen Indonesia guna Pengembangan Civil Society” ini menghadirkan pembicara Indah Suksmaningsih (Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia), Drs. H. Sampurno MBA (Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan), dan dari kalangan dosen Fakultas Hukum Unibraw yaitu Heru Priyanto SH MH, dan Bambang Sudjito SH.
Tujuan seminar ini adalah untuk membangun kesadaran kritis konsumen Indonesia, dan mensosialisasikan hak serta tanggung jawab yang dimiliki konsumen Indonesia. Dengan diadakannya seminar ini diharapkan dapat membuka paradigma konsumen Indonesia atas penggunaan suatu produk, dan memberi masukan kepada produsen dan pemerintah untuk mewujudkan usaha-usaha protektif pada pelayanan publik yang benar-benar berorientasi kesejahteraan masyarakat Indonesia.[li@]

Orientasi Jurnalistik Pertanian
10-11 November 2001
Ketika mulut bisu atau dibisukan, maka membahasakan ide melalui tulisan adalah salah satu pemecahannya. Lembaga Pers Mahasiswa Canopy Fakultas Pertanian Unibraw menyelenggarakan Orientasi Jurnalistik Pertanian (OJB) dil RKB pada tanggal 10-11 November 2001.
Orientasi jurnalistik ini menghadirkan pemateri Putu Fajar Arcana (Kompas); Sukowati (Forum Keadilan); Fajar Murwantoro (Media Indonesia); budayawan Ratna Indraswari; dan aktivis pers mahasiswa. [li@]

Kompetisi Administrasi Bisnis Politeknik
10 November 2001
Menghadapi persaingan pasar bebas yang sangat kompetitif, dibutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas dan profesional dibidangnya. Sehubungan dengan hal tersebut HMJ Administrasi Niaga Politeknik Unibraw menyelenggarakan Kompetisi Administrasi Niaga yang diikuti oleh lembaga pendidikan D3/sederajat, di Aula Politeknik Negeri Malang pada tanggal 10 November 2001.
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengukur tingkat kemampuan mahasiswa Jurusan Administrasi Niaga Politeknik dibandingkan dengan lembaga pendidikan lain yang sederajat, dan menjalin serta mempererat kerjasama dengan lembaga pendidikan tersebut.
Materi yang dikompetisikan meliputi korespondensi, table manner, kesekretariatan, English speaking, dan English speech. [li@]

Unibraw ’82 Tahan Imbang Putra Jaya
Sabtu, 10/11/2001
MALANG - Untung Putra Jaya punya Arif Suyono. Kontribusi bintang Arema Junior ini membuat tim yang bermarkas di Batu tersebut tak harus menanggung malu, kalah dari lawannya Unibraw ’82 dalam lanjutan kompetisi divisi utama Persema di Stadion Gajayana kemarin.
Secara mengejutkan, Unibraw mampu unggul dua gol lebih dulu. Masing-masing lewat tendangan penalti Bayu Krisdianto pada menit ke-6, dan gol Akhwan Wibisono pada menit ke-15. Hanya selang satu menit setelah gol kedua Unibraw, Arif Suyono yang berposisi sebagai striker mampu mencetak gol buat Putra Jaya. Skor pun jadi 2-1, masih untuk Unibraw dan bertahan hingga akhir babak pertama.
Pada babak kedua, Putra Jaya terus menekan Unibraw ’82. Dengan mengandalkan tiga pemain Arema Jr -selain Arif Suyono, dua lagi adalah Heru Gunawan dan stopper Agus"Aples" Wahyudi- tim yang diarsiteki Pudji Purnawan itu terus menekan lawan. Tiga kali berturut-turut Arif Suyono nyaris membuat gol. Akhirnya, lewat umpan Arief Baktiar dari kanan, Arif Suyono mampu membuat gol lagi, dan menjadikan skor imbang 2-2. (joe) http://malang.jawapos.co.id/index.html?go=news&id=49619

Diklat Metodologi Penelitian dan Penulisan Ilmiah
9-10 November 2001
Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) Universitas Brawijaya, tanggal 9-10 November 2001 di gedung PPI Unibraw, menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Metodologi Penelitian dan Penulisan Ilmiah. Peserta diklat adalah para mahasiswa peserta Lomba Karya Inovatif Produktif (LKIP), Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) baik mahasiswa lama maupun mahasiswa baru angkatan 2001, mahasiswa PKM (praktek kerja mahasiswa) serta mahasiswa lain yang berminat. Peminat dapat segera menghubungi Bagian Kemahasiswaan Kantor Pusat Lantai II (gratis) paling lambat tanggal 7 November 2001 [susie]

Lomba Esai Ilmiah Fakultas Pertanian
9 November 2001
Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Central Study of Agriculture Development (CSAD) Fakultas Pertanian Unibraw mengadakan lomba menulis esai ilmiah bidang pertanian. Peserta diharapkan dari kalangan mahasiswa Unibraw, dan presentasi finalis akan dilaksanakan pada tanggal 9 November 2001. Pilihan tema penulisan adalah:  (1) Mahasiswa Menjawab Tantangan Globalisasi dalam Bidang Pertanian, (2) Teknologi, Industrialisasi dan Modernisasi dalam Bidang Pertanian, dan (3) Perspektif Pengembangan Interrelasi Bidang Pertanian dengan Bidang dan Disiplin Ilmu Pengetahuan yang Lain. Naskah paling lambat diterima panitia tanggal 31 Oktober 2001. Selain memperebutkan trofi Dekan Fakultas Pertanian, juga diberikan beasiswa pendidikan sejumlah Rp 300.000,- [RTS]

Pendidikan Konservasi Alam Bagi Kelompok Pencinta Alam
8-11 November 2001
Ikatan Mahasiswa Pencinta Alam (Impala) Unibraw, tanggal 8-11 November 2001, di Taman Hutan Raya Raden Suryo, Cangar, Kabupaten Malang,  menyelenggarakan Pendidikan Konservasi Alam Bagi Kelompok Pencinta Alam.
Gerakan lingkungan hidup dewasa ini bisa dikatakan didominasi oleh kalangan LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) atau Ornop (organisasi non-pemerintah), padahal sebelumnya organisasi pencinta alam terutama dikalangan perguruan tinggi yang sering disebut Mapala atau KPA (kelompok pencinta alam) merupakan pintu pertama yang mengetahui terjadinya kerusakan lingkungan, karena secara tidak langsung pencinta alam sering berinteraksi dengan alam melalui kegiatan-kegiatan alam bebasnya.
Atas dasar hal tersebut, Impala Unibraw yang juga merupakan anggota Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), bekerjasama dengan Yayasan Keanekaragaman Hayati (Kehati) bermaksud menyelenggarakan Pendidikan Konservasi Alam dengan Prospektif Advokasi bagi Organisasi Pencinta Alam se-Indonesia.
Emmy Hafidz yang sekarang menjabat sebagai Ekskutif Nasional Walhi akan menjadi narasumber dalam semiloka yang bertema “Peran Serta Organisai Pencinta Alam dalam Gerakan Lingkungan Hidup“ ini diharapkan dapat menjadi refleksi bagi organisasi pencinta alam yang berperan dalam gerakan lingkungan hidup, selain itu kegiatan ini juga bertujuan untuk membangun misi bersama organisasi pencinta alam sebagai bagian dari gerakan lingkungan hidup.
Info lebih lengkap ada di http://www.impalaunibraw.f2s.com/pka atau diperoleh di Sekretariat Impala Unibraw,  Jalan MT Haryono 161B Kav. 11, Malang, Telp. (0341) 560576.  [susie]

Mochammad Al Musadieq, Anggota Senat Wakil Dosen FIA
8 November 2001
Sehubungan dengan diangkatnya Drs.Kertahadi M.Com. sebagai Dekan Fakultas Ilmu Administrasi Unibraw dengan Keputusan Rektor nomor 054/SK/2001 tanggal 8 Mei 2001, yang secara ex officio juga menjadi anggota Senat Universitas Brawijaya, maka lowongan keanggotaan Senat sebagai wakil dosen FIA yang ditinggalkannya diisi oleh Drs. Mochammad Al Musadieq MBA. Keputusan Rektor Nomor 175/SK/2001 tanggal 8 November 2001 menetapkan alumni FIA Unibraw (1983) dan Northern Territory University Australia (1994) ini sebagai anggota senat antar waktu untuk wakil dosen FIA.Lektor Kepala (golongan IV/b) ini dilahirkan di Surabaya, 1/5/1958, dan kini menjabat pula sebagai Ketua Jurusan Administrasi Niaga pada FIA Unibra [Far].

Penjaringan Calon Rektor
7 November 2001
Rektor Universitas Brawijaya melalui Keputusan nomor 169/SK/2001 tanggal 30 Oktober 2001 membentuk Panitia Penjaringan dan Pertimbangan Calon Rektor Universitas Brawijaya periode 2002-2006. Hal ini didasari pertimbangan bahwa masa jabatan Rektor Unibraw periode 1998-2002 akan berakhir pada tanggal 12 Februari 2002. Panitia diketuai oleh Prof. Dr. M.Widji Widodo (Fapet), dengan sekretaris Isrok SH MS (FH), dan para anggota terdiri dari Dr. H. Munawar Ismail DEA (FE), Drs. Heru Ribawanto MS (FIA), Ir. Abdul Hadi Djaelani (FT),  Dr. Ir. Abdul Latief Abadi MS (FP), Dr. Ir. Bambang Suharto MS (FTP), dr. Samsul Islam SpMK MKes (FK) Ir. Darius (Faperik), Ir. Muh. Nur Ihsan MS (Fapet), dan Ir.  Chanif Mahdi MS (FMIPA). Panitia ini diberi kewenangan untuk melaksanakan tugas: (1) inventarisasi data nama calon rektor yang memenuhi syarat, (2) mengirim dan menerima kembali formulir kesediaan untuk dicalonkan menjadi rektor, (3) menyusun jadwal pelaksanaan penjaringan dan pertimbangan calon rektor, (4) melaksanakan kegiatan penjaringan dan pertimbangan calon rektor dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab, dan (5) melaporkan hasilnya kepda Rektor.
Tiga Tahap
Panitia bekerja dengan dibekali Peraturan Pelaksanaan Tatacara Pertimbangan dan Pengusulan Calon Rektor 2002-2006 yang dikeluarkan Senat melalui Keputusan Ketua Senat Unibraw Nomor 168/SK/2001 tanggal 30 Oktober 2001, sebagai hasil rapat Senat pada tanggal 26 dan 29 Oktober 2001. Peraturan ini menggantikan peraturan yang berlaku sebelumnya, yakni Peraturan Pelaksanaan Tatacara Pengajuan Calon Rektor berdasarkan SK Rektor nomor 137/SK/1997, tanggal 24 Oktober 1997.
Menurut pasal 2 peraturan yang baru, penjaringan dan pertimbangan calon rektor dilakukan dengan prinsip demokrasi, terbuka, jujur, adil, dan bertanggung jawab, yang melibatkan semua unsur universitas, yaitu dosen, perwakilan mahasiswa, perwakilan pegawai administrasi dan senat secara bertahap. Ada tiga tahap penjaringan dan pertimbangan calon rektor, yaitu: (1) tahap inventarisasi dan pendaftaran calon, (2) tahap penjaringan di fakultas dan kantor pusat, dan (3) tahap pertimbangan yang meliputi tahap pertimbangan awal, tahap presentasi pemaparan rencana dan program kerja, dan tahap pemberian suara. Dosen yang dimaksud adalah dosen biasa di lingkungan Unibraw. Sedangkan perwakilan mahasiswa adalah lembaga-lembaga resmi kemahasiswaan di tingkat fakultas, dan perwakilan pegawai adalah para kepala biro, para kepala bagian dan para kepala sub bagian di kantor pusat (termasuk lembaga penelitian, LPM, LP3 dan Program Pascasarjana) maupun di fakultas-fakultas.
Selain persyaratan umum seperti beriman dan bertaqwa, setia kepada Pancasila dan UUD 1945, sehat jasmani dan rokhani, dan bersedia mengutamakan kepentingan universitas di atas kepentingan pribadi, seseorang dan golongan, peraturan itu juga mencantumkan persyaratan khusus, yaitu: calon rektor adalah dosen dengan jabatan fungsional lektor kepala (Gol. IV/c) dan/atau guru besar, berusia tidak lebih dari 61 tahun pada saat diangkat, tidak pernah melanggar PP 30/1980 tentang disiplin pegawai, bersedia memaparkan rencana dan program kerja, dan secara tertulis menyatakan bersedia dicalonkan sebagai rektor.
Sebelas unit penjaringan
Penjaringan akan dilakukan di 11 unit penjaringan, yaitu 10 fakultas dan kantor pusat. Panitia pejaringan menyusun dan menetapkan daftar nama calon rektor hasil proses inventarisasi, serta mengumumkannya secara luas dan terbuka kepada seluruh warga universitas. Penjaringan pada unit-unit penjaringan dilaksanakan secara serentak paling lambat satu minggu setelah pengumuman daftar calon rektor. Nama-nama calon rektor hasil inventarisasi berhak dicantumkan dalam kartu suara yang dikeluarkan oleh panitia. Para dosen, perwakilan mahasiswa dan perwakilan pegawai berhak mengusulkan sebanyak-banyaknya tiga calon rektor. Tiga nama calon yang memperoleh suara terbanyak pada setiap unit  penjaringan dikirimkan kepada panitia penjaringan dan pertimbangan.
Senat akan melakukan pertimbangan awal terhadap nama-nama calon rektor yang dikirimkan oleh unit-unit penjaringan, hingga diperoleh enam nama calon rektor. Enam calon tersebut melakukan pemaparan rencana dan program kerjanya. Ini dilakukan paling lambat dua minggu setelah pertimbangan awal. Paling lambat satu minggu setelah pemaparan, Senat menyelenggarakan pleno untuk memberikan pertimbangan. Rapat Senat menetapkan dan mengesahkan tiga nama calon rektor terpilih yang akan diusulkan kepada Menteri Pendidikan Nasional untuk selanjutnya diangkat oleh Presiden. Usulan kepada Menteri dilakukan paling lambat satu minggu setelah pengesahan calon rektor oleh Senat. [Far]

Seminar Nasional Hortikultura dan Agrofair 2001
7-8 November 2001
Seminar Hortikultura dengan tema “Potensi Hortikultura Sebagai Wahana Perbaikan Ekonomi dan Pemersatu Bangsa Menghadapi Pasar Bebas” menampilkan 95 buah judul makalah, dan telah diikuti oleh ± 139 orang peserta yang berasal dari beberapa daerah di Indonesia.  Hadir mewakili Menteri Negara Koperasi dan UKM, Deputi Menkop dan UKM, Dr. Sutrisno Iwantono MA., yang dalam pidatonya memaparkan bahwa untuk mengurangi konsumsi beras, perlu pengembangan penanaman hortikultura terutama di halaman pekarangan petani. Pengembangan kualitas hortikultura merupakan tantangan bagi kalangan akademis, tambahnya.
Sementara itu Ketua Panitia, Ir. Agus Suryanto MS, lebih lanjut pada acara ini juga menyatakan bahwa panitia menggandeng koperasi untuk pembelajaran kepada petani agar lebih mempunyai bargaining position dalam penentuan harga produk hortikultura karena selama ini selalu tergantung kepada tengkulak.
Selain Seminar Hortikultura, dalam acara hari jadi Faperta juga diadakan Agrofair 2001 yang menampilkan ± 28 peserta pameran, antara lain Batan, Petrokimia Gresik, Pioneer Hibrida Indonesia, Diperta Jatim, Asosiasi Buah Indonesia, Universitas Tribhuwana Malang, serta Kebun Percobaan Jatikerto Faperta Unibraw dengan menampilkan tanaman iles-iles yang telah diekspor ke Jepang. [RTS]

Tamu Pascasarjana
7-10 November 2001
Program Pascasarjana Unibraw awal November ini akan menerima kedatangan Prof. Dr. Loui Divinagracia, pakar yang ditugaskan SEARCA (SEAMEO Regional Center for Graduate Study and Research in Agriculture) untuk membantu Pascasarjana Unibraw dalam menyiapkan pengembangan kurikulum program S2 agribisnis atau manajemen bisnis.
Pakar itu berada di Malang selama 4 hari, 7-10 November 2001. Acara di Malang diawali dengan kunjungan kehormatan kepada Rektor dan Direktur Pascasarjana Unibraw. Esok harinya, tanggal 8 November 2001 menghadiri Seminar Hortikultura di FP-Unibraw. Kemudian tanggal 9-10 November 2001 acara Prof. Divinagracia sepenuhnya di Pascasarjana, dan pada tanggal 10 November 2001 akan melihat pelaksanaan nucleus project (plasma-inti project).
Oleh SEARCA ia diminta membuat rencana kerja (workplan) curriculum development (CD), jadi walaupun hanya 5 hari di Malang, ia sebelumnya sudah mulai bekerja. Juga setelah dari Malang, Prof Divinagarcia akan tetap bekerja sampai workplan CD itu selesai. CD ini merupakan proyek SEARCA dengan judul 'REVEAM" (Regional Voluntary Experts for Agricultural Modernization) yang dipimpin sendiri oleh Wakil Direktur SEARCA, Prof. Dr. Soekartawi, sebagai project leader. Diperkirakan CD ini akan selesai dalam waktu setahun. [Far]

Lustrum IV Pramuka Unibraw
7-11 November 2001
Pramuka Gugus Depan Kodya Malang 04283-04284 Pangkalan Unibraw dalam rangka peringatan Lustrum IV akan mengadakan kegiatan Lomba Prestasi Pramuka ke-11 Regional Jawa Timur pada tanggal 7-11 November 2001. Kegiatan ini akan diikuti siswa SMA se-Jatim untuk memperebutkan Piala Gubernur Jatim. Lomba meliputi: Lintas Medan, Hasta Karya, LKTI, Bahasa Inggris dan Pioneering. Acara berlangsung selama 4 hari di kampus APP/STTP Lawang, dan juga akan diisi pentas seni oleh masing-masing peserta.
Tujuan kegiatan ini meningkatkan kualitas pribadi anggota gerakan Pramuka pada khususnya dan generasi muda Indonesia pada umumnya sebagai kader pembangunan melalui kegiatan kepramukaan di tingkat daerah yang peka terhadap lingkungan. Ketua Panitia Lustrum IV Pramuka Unibraw, Ika Atsari Dewi, pada kesempatan ini ingin memperkenalkan obyek wisata di Jawa Timur, dan Malang pada khususnya. [RTS]

Kongres Perhorti di Unibraw
7 November 2001
Kerjasama Perhorti (Perhimpunan Hortikultura Indonesia) dan Faperta Unibraw akan menyelenggarakan Kongres Perhorti, Seminar Nasional, dan Pameran Hortikultura di Widyaloka dan Jurusan Budidaya Faperta.
Kongres kali ini mengambil tema “Potensi Hortikultura sebagai Wahana Perbaikan Ekonomi dan Pemersatu Bangsa”. Akan hadir sebagai pembicara Deputi Menteri Koperasi dan UKM, dan Dirjen Hortikultura. Sejumlah 41 makalah telah masuk ke panitia untuk dipresentasikan oleh peserta kongres yang berasal dari PTN, PTS dan Balai Penelitian Buah se-Indonesia. Universitas Australia Barat mengirimkan 3 orang peserta, yaitu Peter Batt, PhD, Prof.Loule A. Divinagracia, DBA.,  dan Terry Hill, PhD.
Ketua Panitia Penyelenggara, Ir. Agus Suryanto, MS, menyatakan tujuan kegiatan ini adalah untuk mengangkat hortikultura sebagai media pemersatu bangsa, menampilkan potensi hortikultura sebagai penunjang perbaikan perekonomian nasional utamanya dalam menyongsong pasar bebas, dan menyajikan cakrawala perkembangan teknologi hortikultura terkini. [RTS]

Semiloka HaKI
6 November 2001
Sentra HaKI Universitas Brawijaya/Lembaga Penelitian Universitas Brawijaya, 6 November 2001 mendatang akan menyelenggarakan Seminar dan Lokakarya (Semiloka) Hak atas Kekayaan Ilmiah (HaKI) di gedung Widyaloka Universitas Brawijaya. Tema kegiatan ini adalah: Perlindungan dan Optimalisasi Pemanfaatan HaKI atas Hasil Penelitian, Potensi Daerah, bagi Individu, Pemerintah Daerah, IKM-UKM serta Perguruan Tinggi.
Topik dan Pembicara
Topik utama: Implementasi Kebijakan di dalam Upaya Menyelesaikan Agenda HaKI Global, Nasional dan Lokal Khususnya pada Era Pelaksanaan Otonomi Daerah disampaikan oleh keynote speaker yakni Direktur Jenderal HaKI  Departemen Kehakiman dan Hak Asasi Manusia. Sedangkan topik: Perlindungan dan pemberdayaan HaKI terhadap inovasi teknologi, produk unggulan daerah, termasuk produk budaya guna meningkatkan keunggulan kompetitif dalam menghadapi perdagangan bebas, disampaikan oleh pembicara: Direktur Hak Cipta dan Desain Industri, Direktur Paten, dan Sentra HaKI Unibraw. Dan topik: Agenda masalah pemberdayaan HaKI Perguruan Tinggi dan Pemerintah Daerah dalam kerangka pengembangan kerjasama untuk menunjang pelaksanaan otonomi daerah disampaikan oleh pembicara dari Tim Sentra HaKI Unibraw dan Pemerintah Daerah.
Peserta diharapkan terdiri dari para peneliti perguruan tinggi, pengajar HaKI, pengajar SMU/SMK, kalangan pemerintah daerah, industri/usaha kecil menengah (IKM-UKM, diharapkan membawa contoh produk), kalangan industri, mahasiswa, dan para profesional/umum.
Untuk pengajar SMU/SMK, IKM-UKM, mahasiswa biaya kepesertaan Rp 50.000/orang. Sedangkan untuk pengajar/peneliti dari PTN/PTS, Pemda, Industri dan umum/profesi Rp 100.000/orang. Ini sudah termasuk biaya makan siang, snack, seminar kit dan sertifikat peserta. Pendaftaran dapat dikirim pada rekening Lembaga Penelitian Universitas Brawijaya pada Bank Jatim dengan nomor rekening: 200.03.01/0002533 Bagi peserta dari luar kota Malang untuk informasi hotel dapat dikonfirmasikan dengan Panitia.
Pendaftaran dilakukan di kantor Sentra HaKI Lembaga Penelitian Universitas Brawijaya, Jalan Veteran Malang, atau melalui e-mail dengan alamat: lemlitub@malang.wasantara.net.id. Di samping itu pendaftaran dapat pula dilakukan melalui telepon (0341) 575824 dan faksimili (0341) 575823, 565420, pada Ibu Mimien/Ibu Sulis. Informasi yang lebih lengkap berupa brosur/leaflet dapat di-download pada situs http://www.brawijaya.ac.id/event/anno/brosur_seminar.doc [susie]

Pameran dan Bursa Buku Indikator
5-11 November 2001
Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Indikator Fakultas Ekonomi Unibraw pada tanggal 5-11 November 2001 menyelenggarakan Pameran dan Bursa Buku di gedung Sasana Samanta Krida Unibraw. Pameran dan bursa buku ini merupakan rangkaian kegiatan dari Indikator October Fair 2001 yang diawali dengan kegiatan Sarasehan dan Pentas Seni pada tanggal 27 Oktober 2001, Diklat Jurnalistik Investigatif pada tanggal 3-9 November 2001, dan diakhiri oleh Bedah Buku pada tanggal 10 November 2001. [li@]

Agar Bisa Buat Resep Murah
Minggu, 04/11/2001
MALANG - Bahan baku di sekitar bisa mendatangkan kreasi. Bahkan menambah keuntungan finansial. Itulah yang dibuktikan Bambang Tri Handono, juara I lomba cipta resep Bogasari di Fakultas Teknologi Hasil Pertanian Unibraw, kemarin.
Mahasiswa ekstensi Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) ini berhasil menyisihkan 4 finalis kategori mahasiswa. Sementara, juara I kategori pelajar dimenangkan Sri Wahyuni dari SMKN 3 Pamekasan. Sri juga lolos melewati 4 finalis pelajar se-Jatim.
Penilaian lomba ini ditekankan pada bagaimana kreasi membuat resep dari tepung nonberas. Tak heran jika muncul resep-resep baru dengan mengoptimalkan tepung-tepungan seperti ubi jalar, kacang-kacangan, jagung, sampai tepung dari tempe.
"Dengan lomba ini, diharapkan masyakat bisa membuat resep dengan mengandalkan bahan baku yang tidak mahal dan mudah didapat," ujar Danny Panca dari Pusat Pelatihan Pengolahan Terigu (P3T) Surabaya yang mewakili PT Bogasari. Ia mengatakan, sebenarnya banyak bahan dasar yang bisa dimanfaatkan untuk membuat masakan enak. Namun, hal tersebut tidak sepenuhnya disadari masyarakat. (aya) http://malang.jawapos.co.id/index.html?go=news&id=48409

Seminar Penelitian Unggulan
2 November 2001
Badan Pertimbangan Penelitian (BPP) Fakultas Teknik Universitas Brawijaya, tanggal 3 November 2001 menyelenggarakan seminar tentang Penelitian Unggulan untuk Memperoleh Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI). Peserta seminar ini terdiri dari dosen FT Unibraw, masing-masing sepuluh orang setiap jurusan dan 10 dosen perguruan tinggi swasta (PTS) masing-masing 2 orang tiap PTS.
Pembicara dalam seminar ini antara lain Ketua Lembaga Penelitian (Lemlit) Unibraw Prof. Dr. Ir. Luqman Hakim MS, yang diwakili oleh Sekretaris Lemlit Unibraw Prof. Dr. Ir. Moch. Munir MS, Sentot Prihandajani Sigito SH MHum (Tim Sentra HaKI/Lemlit Unibraw), dan Ir. Mochamad Junus MS dari Fakultas Peternakan Unibraw. Demikian informasi yang disampaikan oleh Ir. Wijono MT, Sekretaris BPP FT Unibraw kepada Prasetya OnLine. [Far]


| Bulan sebelumnya | Indeks | Bulan berikut |